Minggu, 16 Oktober 2011

Mengarang Filosofi

Bulan lalu, saya dan @firdausyanggra berpikir tentang awal terciptanya suatu benda di dunia ini.
Ngerti ga?
Gini nih.. Misalnya gimana kok bisa ya manusia kepikiran untuk membuat korek gas. Atau radio, dll.

Kita berpikiran seperti ini:
1. Pemantik Api

Ya, seperti ini.

Di dalam pemikiran kami, awal terciptanya pemantik api tersebut ketika manusia jaman prasejarah sedang ingin makan, tentu dia membutuhkan api untuk membuat sesuatu. Tapi mereka berpikir bagaimana cara membuat api? Nah! Dari situ tercetuslah ide untuk membuat pemantik api.


Seratus tahun kemudian, seluruh manusia di muka bumi sangatlah kerepotan untuk membuat api. Karena, mereka harus membuat pemantik api terlebih dahulu. Kemudian muncullah seorang anak cerdas yang mengusulkan ide kepada orang tuanya agar mereka tidak perlu repot membuat pemantik api. Ide si anak cerdas tersebut adalah:
"Kenapa kita tidak membuat api dari menggesekkan dua batang kayu saja?".

Ya, betul.
Orang tua si anak tersebut kemudian tercengang melihat anaknya membuat api dengan semudah itu. Warga desa tercengang. Seluruh dunia tercengang.
Dari situlah asal usul pembuatan api dengan menggunakan dua batang kayu.



2. Telepon Genggam


Bukan ini..
Ituu yang dingenggam. Iya..
Ketika orang jaman prasejarah sedang LDR, mereka membuat telepon genggam untuk berkomunikasi satu sama lain.
Beberapa tahun kemudian, mereka menemukan sebuah cara baru untuk memberi 'isyarat' kepada kelompok lain dengan cara:

"Good idea!"
Benar! Membuat asap. Sungguh ide yang cemerlang. Itu jauh lebih murah ketimbang harus membuat sebuah telepon genggam.

3. Kalkulator
Dahulu, orang jaman prasejarah memiliki ternak domba, sapi, dll. Untuk memudahkan mereka menghitung jumlah ternak, mereka menciptakan sebuat alat hitung yang sangat berguna.

Kalkulator
Ya. Kalkulator. Sungguh canggih, bukan? Dengan desain yang futuristik dan tenaga surya yang ramah lingkungan. Bertahun-tahun mereka menggunakan alat hitung ini. Tetapi alat ini sangat membutuhkan biaya yang sangat besar untuk membuatnya.
Kemudian tercetuslah ide untuk membuat alat hitung yang lebih murah dan sederhana.

Sempoa
Yup, sempoa! Sungguh alat yang sederhana dan praktis. Kemudian penggunaan sempoa sangat populer di kalangan dunia karena kesederhanaannya.

Sepertinya sudah cukup postingan dari saya.
Rizki Bahagia.
Wassalam.


7 komentar: